Saya
seorang sekretaris yang biasa menggunakan Macromedia Shockwave untuk presentasi
bisnis, secara offline maupun online. Berita adanya virus yang dapat
infeksi file Shockwave membuat saya kuatir. Bagaimana mengantisipasinya?
SOLUSI
Anda
benar, inilah contoh virus pertama yang mampu menginfeksi ke format file SWF,
Macromedi Shockwave. Kami menggunakan Kaspersky Anti-Virus, dan terdeteksi
namanya SWScript.LFM.
Macromedia
Shockwave (file .SWF) berisi data audio dan video. Format file ini menjadi
populer karena mampu mentransfer data multimedia melalui Internet.
Agar
virus dapat menyebar, perlu kondisi tertentu. Pertama-tama, virus LFM
membutuhkan program pelengkap yang dapat menjalankan file Macromedia Shockwave--khususnya versi plug-in
yang sudah terpasang pada Internet Explorer dan Netscape Navigator. Kedua, Anda
secara manual harus mendownload file
SMF yang sudah terinfeksi dan menjalankannya. Ketiga, virus LFM hanya
menginfeksi file SMF dalam direktori yangsama dengan file penginfeksinya.
Mulai
saat ini, berhati-hatilah menggunakan file Macromedia Shockwave. Bukannya tidak
mungkin ada sejumlah situs Web yang sengaja memasang file SMF bervirus. Jika
Anda tidak sengaja berkumjung dan browser
secara otomatis mendownload dan
menjalankannya, sistem Anda akan terinfeksi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar