Senin, 18 Februari 2013

Virus di Macromedia Shockwave



Saya seorang sekretaris yang biasa menggunakan Macromedia Shockwave untuk presentasi bisnis, secara offline maupun online. Berita adanya virus yang dapat infeksi file Shockwave membuat saya kuatir. Bagaimana mengantisipasinya?

SOLUSI
Anda benar, inilah contoh virus pertama yang mampu menginfeksi ke format file SWF, Macromedi Shockwave. Kami menggunakan Kaspersky Anti-Virus, dan terdeteksi namanya SWScript.LFM.

Macromedia Shockwave (file .SWF) berisi data audio dan video. Format file ini menjadi populer karena mampu mentransfer data multimedia melalui Internet.

Agar virus dapat menyebar, perlu kondisi tertentu. Pertama-tama, virus LFM membutuhkan program pelengkap yang dapat menjalankan file Macromedia Shockwave--khususnya  versi plug-in yang sudah terpasang pada Internet Explorer dan Netscape Navigator. Kedua, Anda secara manual harus mendownload file SMF yang sudah terinfeksi dan menjalankannya. Ketiga, virus LFM hanya menginfeksi file SMF dalam direktori yangsama dengan file penginfeksinya.

Mulai saat ini, berhati-hatilah menggunakan file Macromedia Shockwave. Bukannya tidak mungkin ada sejumlah situs Web yang sengaja memasang file SMF bervirus. Jika Anda tidak sengaja berkumjung dan browser secara otomatis mendownload dan menjalankannya, sistem Anda akan terinfeksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar